Nama: Kelvin Chrtistian
NIM : 1801390750
Kelas : LB66
Hari/tanggal : Kamis, 7 Mei 2015
Nama Dosen : Drs. Ade Fadli Fachrul
Kode Dosen : D1987
Pada kesempatan ini, kami pergi berkunjung ke panti untuk
yang kedua kalinya. Ketika kami sampai di panti. Kami bertemu oma yang senang
melihat kedatangan kami yaitu, oma sumini. Oma sumini sendiri sangat ramah
ketika kami hendak mewawancarainya. Oma sumini sudah berusia 89 tahun
dan masih terlihat sangat baik di usianya sekarang. Kegiatan sehari-hari
oma sumini tidak begitu banyak, oma sumini hanya mengisi kegiatannya untuk
kebaktian saja. Disela-sela perbincangan kami, Oma Sumini juga bercerita dimana ia
membayar sendiri uang untuk tinggal di panti tersebut sejumlah Rp. 790.000
untuk 1 bulan namun ia selalu membayar per tahun. Oma juga bercerita bahwa
seiring berjalannya waktu ini, uang pangkal untuk masuk ke panti tersebut
menjadi mahal yaitu sebesar Rp. 850.000 padahal sewaktu ia masuk, ia hanya
membayar sebesar Rp. 250.000 untuk uang pangkalnya. Setelah itu oma juga
bercerita bahwa setiap hari ia kurang suka untuk makan nasi tetapi lebih suka
hanya memakan sayur yaitu caisim dan minum teh pahit cap botol. Oma juga kurang
suka dengan gossip dan lagu. Ia lebih suka berdoa kepada Tuhan serta mengucap
syukur setiap harinya. Oma Sumini adalah sosok oma yang sangat ceria dan
menikmati hidupnya tanpa membawa masalah untuk dibawa-bawa ke dalam pikiran. Ia
pun berkata kepada kami untuk belajar dengan giat agar kelak menjadi orang yang
berguna.
.png)
.png)
Pelajaran yang saya dapatkan dari pertemuan ke-2 ini adalah kita sebagai remaja yang akan memajukan negeri haruslah belajar dengan giat untuk masa depan bangsa. Di saat remaja ini penting juga bagi kita untuk tetap bergaul dengan orang yang benar dan jangan lupa untuk selalu menjaga orangtua kita yang selalu mengasihi kita sejak kita terlahir di dunia ini. Kita harus menghormati orangtua kita dengan cara mengembangkan kemampuan kita serta berprestasi dan membuat bangga orangtua kita atas apa yang kita lakukan sebagai ucapan terimakasih kepada orangtua kita yang sudah berkerja keras mencari uang untuk menghidupkan kita selaku anak-anaknya.
Motivasi saya kepada opa oma adalah “Tawa adalah matahari yang menyingkirkan musim dingin dari wajah manusia”. Makusdnya adalah dimana apabila kita merasa sendiri dan sepi, hendaklah kita tetap untuk memberikan tawa kepada dunia agar kita maupun lawan bicara kita selalu merasa bahagia dalam melewati kehidupan ini. Mungkin opa oma terkadang merasa sendiri karena anak saudara maupun keluarga belum sempat berkunjung, tetapi kita harus tetap ceria, apabila nanti ada yang berkunjung tetap tanamkanlah tawa agar bersinar canda tawa serta kegembiraan selalu dan jadikan waktu adalah kebahagiaan bukan uang.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar